
sebuah firma finansial terkemuka di Amerika. Ia sangat bangga dengan pekerjaan
dan tempatnya bekerja. Baginya, budaya yang dipelihara di GS sangat mulia,
di mana kepentingan klien dijunjung, kode etik dipelihara, kesejahteraan pegawai
diperhatikan. Budaya itu menjadi pembeda dibandingkan firma-firma lainnya di
negara itu sampai- Suatu hari terjadilah krisis di dunia finansial global.
Pada gelombang krisis pertama, GS adalah salah satu yang bertahan.
Namun sesuatu berubah: banyak orang dipecat, yang bertahan harus terus
membuktikan diri termasuk para bos. Saat itu semua orang menjadi tidak
peduli dengan sesamanya, mereka tidak peduli dengan kliennya, yang
penting bagaimana mendapatkan lebih banyak uang. Reputasi hancur,
dan orang-orang idealis seperti dirinya terjepit. Hal itu makin diperparah
dengan munculnya gelombang krisis kedua yang membuat GS terpaksa
menerima bantuan pemerintah dan digabung dengan firma lain.
Akhirnya Greg keluar dari GS, menulis suatu editorial yang sangat kontroversial
dan membuka wawasan orang di luar dunia finansial. Isi dari editorial tersebut
adalah buruknya sistem kerja di dunia finansial, bagaimana seharusnya dan
ajakan yang tulus untuk memperbaiki sistem tersebut. Berdasarkan editorial itu,
dunia finansial dipaksa oleh pemerintah dan publik untuk mengubah cara
kerjanya. Orang-orang yang dahulu beranggapan situasi itu normal,
menjadi bergerak untuk menuju pembaharuan.
dan membuka wawasan orang di luar dunia finansial. Isi dari editorial tersebut
adalah buruknya sistem kerja di dunia finansial, bagaimana seharusnya dan
ajakan yang tulus untuk memperbaiki sistem tersebut. Berdasarkan editorial itu,
dunia finansial dipaksa oleh pemerintah dan publik untuk mengubah cara
kerjanya. Orang-orang yang dahulu beranggapan situasi itu normal,
menjadi bergerak untuk menuju pembaharuan.
Satu orang, satu kelompok, dapat menjadi penggerak perubahan.
Demikianlah yang direncanakan Allah bagi bangsa Israel. Bangsa Israel
selalu dibimbing, dilindungi, diberi kesuburan, agar bangsa-bangsa lain
dapat melihat keselamatan yang terpancar. Dan ketika bangsa Israel
gagal mencerminkan keselamatan dari Allah, gagal untuk taat kepada
suara firman Allah, Yesus datang sebagai suara yang menegaskan
keselamatan itu. Dan siapa yang mendengar dan percaya akan suara
Yesus itu akan diselamatkan. Mari kita mendengar dan percaya kepada
pesan-pesan Yesus dan menjadi pewarta keselamatan bagi orang lain.
Demikianlah yang direncanakan Allah bagi bangsa Israel. Bangsa Israel
selalu dibimbing, dilindungi, diberi kesuburan, agar bangsa-bangsa lain
dapat melihat keselamatan yang terpancar. Dan ketika bangsa Israel
gagal mencerminkan keselamatan dari Allah, gagal untuk taat kepada
suara firman Allah, Yesus datang sebagai suara yang menegaskan
keselamatan itu. Dan siapa yang mendengar dan percaya akan suara
Yesus itu akan diselamatkan. Mari kita mendengar dan percaya kepada
pesan-pesan Yesus dan menjadi pewarta keselamatan bagi orang lain.
------------------
Bacaan Liturgi Rabu, 14 Maret 2018
Hari Biasa Pekan Prapaskah IV
Yes 49: 8 - 15
Yoh 5: 17 - 30
No comments:
Post a Comment