Latest News

Showing posts with label Yakobus. Show all posts
Showing posts with label Yakobus. Show all posts

Tuesday, May 22, 2018

Kuasa Allah atas Kehidupan

Tentunya peristiwa pemboman gereja-gereja di Surabaya belum hilang dari ingatan kita. Setelah beberapa hari lewat dan berita-berita sudah mulai membicarakan latar belakang dan hal-hal yang tak kelihatan secara langsung, kita mulai mendengar beberapa kisah yang membuat kita merasa tak berdaya di hadapan Allah.

Seorang ibu yang meninggal dalam kejadian itu kebetulan bukan umat Surabaya, melainkan hanya datang ke Surabaya untuk suatu pameran. Karena ia mendengar bahwa gereja itu menarik secara arsitektur, maka ia memilih Gereja St. Maria Tak Bercela untuk Misa, padahal Katedral jauh lebih dekat dari hotelnya. Ketika ia sampai di gereja, ia tidak langsung masuk ke dalam, melainkan berjalan-jalan di dekat pintu gereja sampai bom itu meledak dan mengambil nyawanya. Sebaliknya seorang ibu lainnya yang biasa misa di gereja itu dan di jam itu, entah mengapa hari itu terlambat bangun dan terpaksa mengubah lokasi misanya ke gereja lain.

Allah berkuasa memberikan hidup yang lebih panjang dan berkuasa pula mengambilnya dalam sekejap. Ia berkuasa untuk memberikan keberhasilan semua usaha kita maupun menundanya. Ia berkuasa memberikan kuasa atas roh jahat kepada orang yang menurut kita tidak layak, berkuasa pula mengambil kuasa itu dalam sekejap. Mari kita merendahkan diri di hadapanNya.


-----------------------

Bacaan Liturgi 23 Mei 2018
Hari Biasa, Pekan Biasa VII
Bacaan Pertama: Yak 4:13-17
Bacaan Injil: Mrk 9:38-40

Monday, February 13, 2012

Pilihan yang Benar



Pada akhirnya saya harus memilih, apakah saya akan memilih dibaptis secara Katholik atau secara Kristen Protestan. Kedua-duanya saya suka, kedua-duanya saya familiar. Bertanya dengan keluarga tidak mungkin karena mereka tidak terlalu paham, bertanya dengan teman.... teman yang mana? Teman Protestan saya sama banyaknya dengan teman Katholik. 

Dulu saya adalah seorang yang dibesarkan dalam keluarga tanpa agama yang mantap, disekolahkan di gereja Kristen, dan dikelilingi oleh orang-orang Katholik. Saya belajar Kitab Suci dan cara pandang orang Kristen Protestan namun saya sungguh menyukai Misa Katholik, di mana saya merasa ada suasana doa yang saya rindukan.

Akhirnya saya memutuskan agar Tuhan sendiri yang memilihkan untuk saya, saya percaya bahwa pilihanNya adalah yang terbaik untuk saya. Saya katakan pada Tuhan: "Tuhan, saya akan mengajukan usulan saya untuk dibaptis kepada kedua gereja, dan siapapun yang meresponnya terlebih dulu, maka saya tahu itu yang Tuhan pilihkan untuk saya."

Demikianlah adanya sehingga kini saya beragama Katholik. Pilihan yang walaupun sulit karena banyak cara pandangnya berbeda dengan apa yang diajarkan kepada saya di sekolah Protestan, namun lama kelamaan saya makin paham dan hargai, bahkan cintai.

Misalnya, kenapa kita menghormati bahkan  Bunda Maria berdoa kepada Yesus melalui dia? Kenapa kita begitu menghormati hosti dan anggur sebagai Tubuh dan Darah Yesus? Kenapa kita harus mengaku dosa kepada Pastor sementara kita diajarkan di Kitab Suci untuk hanya mendongak dan berseru minta ampun langsung kepadaNya? Hal-hal seperti ini yang makin lama makin sering diajarkan oleh Tuhan, sehingga aku sungguh dapat memahamiNya dan pilihanNya untukku.

Oleh karena itu teman, bilamana kamu dihadapkan pilihan yang perlu diambil, dihadapkan kepada kebimbangan, dihadapkan kepada ujian, maka berpalinglah pada Tuhan dan niscaya Dia selalu punya jawaban untukmu.

Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya. - Yak 1:5

sumber: nasihatalkitab.blogspot.com

Recent Post